BAB II
PEMBAHASAN
JARAK
BALI
(Jatropha
podagrica Hook.)
Klasifikasi ilmiah :Kerajaan: Plantae
Filum: Magnoliophyta
Kelas: Magnoliopsida
Ordo: Malpighiales
Famili: Euphorbiaceae
Upafamili: Acalyphoideae
Bangsa: Acalypheae
Upabangsa: Ricininae
Genus: Ricinus
Tanaman ini dapat ditemukan sebagai tanaman hias, yang ditanam di pekarangan atau tempat rekreasi. Asalnya, dari Amerika tropis. Perdu tegak, tinggi 0,5- 1,5 m, bergetah warna putih, batang tunggal atau sedikit bercabang, dengan pangkal batang yang membesar dan melembung seperti umbi. Daun bertangkai yang panjangnya 20-30 cm, helai daun bangun perisai, bentuknya bulat telur melebar dengan ukuran penampang 20-40 cm, bercangap 3 atau 5, taju runcing atau membulat. Bunga dalam malai rata yang bertangkai panjang, dengan bunga betina dan bunga jantan dalam satu tangkai, warnanya merah oranye. Buah bentuk elips melebar, berkendaga tiga, panjang 1,5 cm. Biji lonjong atau bulat panjang.
Nama Lokal :
Jarak batang gajah.
SIFAT KIMIAWI DAN EFEK FARMAKOLOGIS : Manis, pahit, dingin. Menghilangkan sakit (analgetik), menghilangkan pembengkakan, menghilangkan racun dan membersihkan panas.
Tanaman Jarak Bali obat demam, bengkak terpukul.
BAGIAN YANG DIPAKAI :
Seluruh tanaman
KEGUNAAN :
- Demam
- Bengkak terpukul
- Digigit ular berbisa
- Tanaman hias
PEMAKAIAN :
- Luka memar
- Demam
Gunakan 2-3 helai daun jarak yang diolesi minyak kelapa baru, daunnya dipanaskan diatas api kompor sekitar 1-2 menit, setelah merata panasnya, letakkan pada perut maupun punggung .
- Tanaman hias
Tanam pohon perdu jarak bali di dalam sebuah pot dan letakan di perkarangan rumah.
BAB III
KESIMPULAN
Salah
satu khasiat yang paling menakjubkan adalah daun jarak ini bisa
menjadi penawar racun dari binatang-binatang berbisa, seperti ular,
kalajengking dan sebagainya. Cara ini sering dipakai di beberapa
negara seperti Trinidad & Tobago jika sedang berburu lalu
terpatuk ular atau tergigit kalajengking.
Menurut
http://www.iptek.net.id) ,
Memiliki rasa Manis, pahit, dingin. Menghilangkan sakit (analgetik),
menghilangkan pembengkakan, menghilangkan racun dan membersihkan
panas.
BAB I
PENDAHULUAN
1.
Latar
Belakang
Sejak
zaman dahulu masyarakat Indonesia telah mengenal dan menggunakan
tanaman sebagai obat. Kemampuan meracik tumbuhan berkhasiat obat
biasanya di dapat berdasarkan pengalaman yang diwariskan secara
turun-temurun. Umumnya obat tradisional digunakan dengan cara
direbus, dimakan langsung, ataupun diperas untuk diambil sarinya.
Pemanfaatan bahan alam sebagai obat cenderung mengalami peningkatan
dengan adanya kesadaran untuk kembali ke alam (back tonature) untuk
mencapai kesehatan yang optimal. Menurut Sugianti(2005), keuntungan
penggunaan tanaman sebagai obat tradisional antara lain relatif lebih
aman, mudah diperoleh, tidak menimbulkan resistensi,dan relatif tidak
berbahaya terhadap lingkungan sekitarnya. Obat tradisional memiliki
efek samping yang jauh lebih rendah tingkat bahayanya dibandingkan
obat-obatan modern, sehingga tubuh manusia relatif lebih mudah
menerimanya.Tanaman yang digunakan sebagai obat tradisional bisa
berupa buah, sayur mayur, bumbu dapur, tanaman hias dan bahkan
tanaman liar yang tumbuh di sembarang tempat. Salah satu tanaman
yang dapat dipakai
sebagai obat tradisional adalah Jarak Bali (Jatropha
podagrica Hook.)
Jarak
bali merupakan salah satu tanaman liar yang mudah tumbuh di daerah
tropis. Semua bagian tanaman ini dapat digunakan sebagai pengobatan.
Tanaman Jarak Bali memiliki beberapa kandungan kimia . Masyarakat
pada umumnya menggunakan Jarak Bali untuk menyembuhkan demam, memar
akibat terpukul dan menetralisir bisa ular
2.
Tujuan
Penulisan
Penulisan
makalah ini bertujuan untuk:
- Mengetahui
dan memahami tentang Jarak Bali yang terkandung di dalamnya
- Mengetahui
dan memahami khasiat dan kandungan Jarak Bali
DAFTAR PUSTAKA
Lestari,
Ratna Dwi. Pohon Jarak. Percik Yunior Edisi 6. Oktober 2008. ISSN
1978-5429 Lestari, Ratna Dwi. Pohon Jarak. Percik Yunior Edisi 6.
Oktober 2008. ISSN 1978-5429
http://www.iptek.net.id
http://anekakhasiat.blogspot.com/2012/07/khasiat-daun-jarak-penawar-bisa-ular.html
iii
KATA
PENGANTAR
Segala
puji hanya kepada Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, taufik dan
hidayah-Nya, sehingga saya dapat menyelesaikan makalah farmakognosi
yang berjudul Jarak bali. Penulisan makalah ini telah mendapat
bantuan dari berbagai pihak,oleh karena itu penulis mengucapkan
terima kasih kepada:
1.Orang
tua tercinta yang telah memberikan do’a, motivasi dan materiil
kepada saya.
2.Ibu
Dra.Magdalena sebagai dosen pembimbing yang dengan sabar memberikan
motivasi bimbingan.
Penulis
menyadari bahwa penulisan makalah ini masih jauh dari sempurna.
Kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diharapkan bagi
kesempurnaan makalah ini. Semoga makalah ini bermanfaat bagi siapa
saja yang membutuhkannya.
Jakarta
, 10 januari 2013
Penulis
(Meliana
Diah Utami)
i
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR_______________________________________________ i
DAFTAR
ISI______________________________________________________ ii
BAB I
PENDAHULUAN____________________________________________ 1
BABA II
PEMBAHASAN___________________________________________ 2
BAB III
KESIMPULAN_____________________________________________ 4
DAFTAR
PUSTAKA________________________________________________ iii
i
Tidak ada komentar:
Posting Komentar